SIGLI – Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, M.H., didampingi Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie, Jufrizal, S.Sos, M.Si.,Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten Pidie Teuku Hendra Hidayat Yoga, S.STP., M.Ec.Dev. menandatangani Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Kabupaten Pidie dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) Aceh tentang penyusunan dan penggunaan Daftar Komponen Penilaian Bangunan. Kegiatan berlangsung di Pendopo Bupati Pidie, Kamis (13/8/2026).
Kerja sama tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi kedua pihak, khususnya dalam mendukung pengelolaan dan penilaian Barang Milik Daerah (BMD), terutama aset berupa tanah dan bangunan. Melalui kolaborasi ini, proses pengelolaan aset diharapkan dapat dilaksanakan secara lebih tertib, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain penandatanganan Perjanjian Kerja Sama, pertemuan juga membahas mekanisme penilaian BMD yang akan dimanfaatkan melalui skema sewa. Lebih lanjut, pembahasan turut mencakup tata cara pembongkaran BMD dalam rangka pembangunan kembali, khususnya terkait Bangunan Gedung Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pidie.
Audiensi tersebut menjadi bagian penting dalam menyamakan pemahaman mengenai tahapan penilaian, pemanfaatan, hingga pengelolaan aset daerah. Dengan adanya koordinasi yang baik, setiap proses diharapkan dapat berjalan secara transparan, akuntabel, serta memberikan kepastian dalam pengelolaan kekayaan daerah.
Pemerintah Kabupaten Pidie bersama Kanwil DJKN Aceh berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi dalam pengelolaan BMD. Optimalisasi aset daerah diharapkan mampu mendukung penyelenggaraan pemerintahan sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi pelayanan kepada masyarakat.
Turut hadir Kepala Kanwil DJKN Aceh Rachmat Kurniawan, Kepala Bidang Penilaian Elsa Marta Oktavia, Kepala Bidang Aset dan Kekayaan pada Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten Pidie Cut Maitriani, S.STP., M.Eng., serta jajaran staf DJKN Aceh, Rahmat Arief, Y. R. Natalia Pardede, Al Imam Assauqi, Rizka Hutami, Dian Setiawan Damanik, Muhammad Abdul Latif, Syahrul Muttaqin, Twk Reza Rizky Heris, dan Novita Nuraini.
